Thursday, June 4, 2026

Bagaimana cara setting Load Balance di Ruijie ?

Jika Anda menggunakan Ruijie Reyee Gateway RG-EG105G, EG210G-P, EG310GH-P, EG209GS, langkah konfigurasi Load Balance Multi ISP adalah sebagai berikut.

Topologi Contoh

ISP 1 (100 Mbps)

WAN1

Ruijie EG

LAN

Switch

ISP 2 (50 Mbps)

WAN2

Langkah 1: Konfigurasi WAN

Masuk ke:

Gateway
→ Config
→ Network
→ WAN

Atur masing-masing WAN:

WAN1

Connection Type : DHCP / PPPoE
Bandwidth Down : 100 Mbps
Bandwidth Up : 20 Mbps

WAN2

Connection Type : DHCP / PPPoE
Bandwidth Down : 50 Mbps
Bandwidth Up : 10 Mbps

Pastikan kedua ISP sudah status Online.


Langkah 2: Aktifkan Multi-WAN

Masuk ke:

Gateway
→ Config
→ Network
→ WAN
→ Load Settings

Pilih:

Load Mode = Load Balancing

Bukan:

Active / Secondary

Karena Active/Secondary hanya failover.


Langkah 3: Pilih Metode Load Balance

Ruijie menyediakan beberapa metode.

Based on Connections (Paling Umum)

Load Balancing Policy
→ Based on Connections

Cocok untuk:

  • Kantor
  • Sekolah
  • Warnet
  • Hotel

Koneksi baru akan dibagi ke ISP1 dan ISP2.


Based on Source IP

Load Balancing Policy
→ Based on Src IP Address

Cocok jika ingin:

User A selalu lewat ISP1
User B selalu lewat ISP2

Session lebih stabil untuk aplikasi tertentu.


Smart Load Balancing

Load Balancing Policy
→ Smart Load Balancing

Fitur AI Reyee akan mempertimbangkan:

  • Bandwidth masing-masing ISP
  • Beban aktual
  • Jenis aplikasi
  • Prediksi trafik jaringan

Biasanya ini pilihan terbaik untuk implementasi modern.


Langkah 4: Atur Weight

Jika menggunakan:

Based on Connections

atau

Based on Src IP

Anda harus mengatur Weight.

Contoh 100 Mbps + 50 Mbps

WAN1 Weight = 2
WAN2 Weight = 1

Artinya:

≈ 67% trafik ke ISP1
≈ 33% trafik ke ISP2

Contoh 200 Mbps + 100 Mbps

WAN1 Weight = 2
WAN2 Weight = 1

Contoh 300 Mbps + 100 Mbps

WAN1 Weight = 3
WAN2 Weight = 1

Semakin besar weight, semakin banyak trafik yang diarahkan ke WAN tersebut.


Langkah 5: Save dan Testing

Klik:

Save

Kemudian lakukan pengujian:

Monitoring Session

Monitor
→ Online Users

atau

Monitor
→ Traffic Statistics

Anda akan melihat trafik berjalan di kedua ISP.


Jika Ingin Failover Saja

Misalnya:

ISP1 = Fiber Utama
ISP2 = Starlink Backup

Pilih:

Load Mode
→ Active / Secondary

Lalu:

WAN1 = Primary
WAN2 = Secondary

Saat ISP1 mati, seluruh trafik otomatis pindah ke ISP2. Saat ISP1 kembali normal, trafik akan kembali ke jalur utama.


Hal yang Sering Disalahpahami

Banyak orang mengira:

ISP1 = 100 Mbps
ISP2 = 50 Mbps

maka akan menjadi:

150 Mbps untuk 1 user

Tidak demikian. Load balancing membagi session/koneksi ke beberapa ISP, bukan menggabungkan bandwidth untuk satu koneksi tunggal. Satu download atau satu speedtest biasanya tetap menggunakan salah satu jalur WAN, sedangkan banyak pengguna atau banyak sesi akan tersebar ke kedua ISP.

Rekomendasi untuk Kantor 20–100 User

Jika Anda memiliki:

  • ISP1 Fiber 100 Mbps
  • ISP2 Fiber 50 Mbps

Gunakan:

Load Mode      : Load Balancing
Policy : Smart Load Balancing
WAN1 Bandwidth : 100 Mbps
WAN2 Bandwidth : 50 Mbps

Konfigurasi ini biasanya memberikan distribusi trafik yang lebih optimal dibanding pengaturan weight manual karena Reyee mempertimbangkan kondisi link secara dinamis.

0 comments:

Post a Comment

    Blogger news

    Blogroll

    About