Thursday, June 4, 2026

Apa Perbedaan utama Wi-Fi 6 dan Wi-Fi 7 ?

Perbedaan utama Wi-Fi 6 dan Wi-Fi 7 ada pada kecepatan, latensi, dan efisiensi jaringan.

FiturWi-Fi 6 (802.11ax)Wi-Fi 7 (802.11be)
Kecepatan maksimum teoritis~9,6 Gbps~46 Gbps
Lebar kanalHingga 160 MHzHingga 320 MHz
Modulasi1024-QAM4096-QAM
Multi-Link Operation (MLO)Tidak adaAda
LatensiRendahLebih rendah lagi
Cocok untukStreaming 4K, gaming, banyak perangkatStreaming 8K, VR/AR, cloud gaming, transfer file besar

Apa yang membuat Wi-Fi 7 lebih cepat?

  1. Kanal 320 MHz
    • Dua kali lebih lebar dibanding Wi-Fi 6 (160 MHz).
    • Bisa mengirim data lebih banyak dalam waktu yang sama.
  2. 4096-QAM
    • Setiap sinyal membawa lebih banyak informasi.
    • Kecepatan meningkat sekitar 20% dibanding 1024-QAM.
  3. Multi-Link Operation (MLO)
    • Perangkat bisa memakai beberapa pita frekuensi sekaligus (2,4 GHz, 5 GHz, dan 6 GHz).
    • Hasilnya koneksi lebih stabil dan latensi lebih rendah.

Apakah perlu upgrade ke Wi-Fi 7?

Ya, jika:

  • Internet >1 Gbps.
  • Sering transfer file besar di jaringan lokal.
  • Main game online kompetitif.
  • Punya perangkat terbaru yang sudah mendukung Wi-Fi 7.

Belum perlu, jika:

  • Internet masih 100–500 Mbps.
  • Pemakaian hanya browsing, streaming, dan kerja biasa.
  • Perangkat yang digunakan masih Wi-Fi 5 atau Wi-Fi 6.

Kesimpulan

  • Wi-Fi 6 sudah sangat cukup untuk sebagian besar pengguna rumah saat ini.
  • Wi-Fi 7 cocok untuk kebutuhan masa depan, jaringan sangat cepat, dan lingkungan dengan banyak perangkat yang aktif bersamaan.

Kalau kamu sebutkan router atau HP/laptop yang dipakai, saya bisa cek apakah sudah mendukung Wi-Fi 6 atau Wi-Fi 7 dan apakah upgrade akan terasa manfaatnya.

Bagaimana cara setting Captive Portal ?

Captive Portal pada Ruijie Reyee biasanya digunakan untuk:

  • Login WiFi tamu (Guest WiFi)
  • Voucher hotel
  • Login karyawan
  • Login menggunakan nomor HP (SMS)
  • Halaman promosi sebelum akses internet

Ruijie mendukung beberapa metode autentikasi seperti One-click Login, Voucher, Account, dan SMS Authentication.

Step 1: Buat SSID Guest

Masuk ke:

Ruijie Cloud
→ Project
→ Configuration
→ Wireless Network
→ SSID

Buat SSID baru:

SSID Name : Guest-WiFi
Encryption : Open

Atau:

Encryption : WPA2 Personal

Untuk Captive Portal, jangan menggunakan WPA2-Enterprise (802.1X).


Step 2: Buat Portal Page

Masuk ke:

Configuration
→ Auth & Accounts
→ Authentication
→ Captive Portal

Klik:

Add Captive Portal

Kemudian isi:

Portal Name : Guest Portal

Lalu klik:

Add Page

Anda dapat mengatur:

  • Logo perusahaan
  • Background
  • Warna tombol
  • Welcome Message
  • Redirect URL setelah login


Step 3: Pilih Metode Login

Opsi 1 — One Click Login (Paling Mudah)

Cocok untuk:

  • Cafe
  • Ruko
  • Showroom
  • Kantor kecil

Pengguna cukup:

Connect WiFi
→ Klik Connect
→ Internet aktif

Tanpa username atau password.


Opsi 2 — Voucher

Cocok untuk:

  • Hotel
  • Kost
  • Meeting Room
  • Event

User memasukkan kode voucher yang dibuat administrator.


Opsi 3 — Account Login

Cocok untuk:

  • Sekolah
  • Kantor
  • Kampus

User login menggunakan:

Username
Password


Opsi 4 — SMS Login

Cocok untuk:

  • Mall
  • Retail
  • Marketing Database

User menerima OTP melalui SMS sebelum internet aktif.


Step 4: Buat Authentication Policy

Masih di menu Captive Portal:

Add Policy

Isi:

Policy Name : Guest Policy

Policy Mode

Biasanya pilih:

Inner

Artinya autentikasi menggunakan server cloud Ruijie.

Pilihan lain:

Local

Autentikasi dilakukan oleh perangkat gateway/AP.

External

Menggunakan server Radius atau portal pihak ketiga.


Step 5: Hubungkan Portal ke SSID

Masuk ke:

Wireless
→ SSID
→ Guest-WiFi

Aktifkan:

Authentication
→ Captive Portal

Pilih:

Guest Portal

Kemudian Save.


Step 6: Testing

Dari smartphone:

  1. Connect ke WiFi Guest.
  2. Buka browser.
  3. Akan muncul halaman login.
  4. Login sesuai metode yang dipilih.
  5. Setelah berhasil, internet aktif.

Rekomendasi untuk Berbagai Skenario

Kantor

SSID : Guest
Login : One Click
Limit : 2 Jam

Hotel

SSID : Hotel Guest
Login : Voucher
Limit : 24 Jam

Sekolah

SSID : Student
Login : Account

Cafe

SSID : Free WiFi
Login : One Click
Redirect :
https://websiteanda.com

Pertanyaan yang Bagus Saat Seminar Ruijie

"Apakah Captive Portal Reyee mendukung integrasi WhatsApp Login atau Social Login (Google/Facebook), dan apakah data pengunjung dapat diekspor untuk kebutuhan marketing atau CRM?"

Pertanyaan ini cukup menarik karena banyak implementasi WiFi modern sekarang menggabungkan Captive Portal dengan pengumpulan database pelanggan dan analitik pengunjung.

Bagaimana cara setting Load Balance di Ruijie ?

Jika Anda menggunakan Ruijie Reyee Gateway RG-EG105G, EG210G-P, EG310GH-P, EG209GS, langkah konfigurasi Load Balance Multi ISP adalah sebagai berikut.

Topologi Contoh

ISP 1 (100 Mbps)

WAN1

Ruijie EG

LAN

Switch

ISP 2 (50 Mbps)

WAN2

Langkah 1: Konfigurasi WAN

Masuk ke:

Gateway
→ Config
→ Network
→ WAN

Atur masing-masing WAN:

WAN1

Connection Type : DHCP / PPPoE
Bandwidth Down : 100 Mbps
Bandwidth Up : 20 Mbps

WAN2

Connection Type : DHCP / PPPoE
Bandwidth Down : 50 Mbps
Bandwidth Up : 10 Mbps

Pastikan kedua ISP sudah status Online.


Langkah 2: Aktifkan Multi-WAN

Masuk ke:

Gateway
→ Config
→ Network
→ WAN
→ Load Settings

Pilih:

Load Mode = Load Balancing

Bukan:

Active / Secondary

Karena Active/Secondary hanya failover.


Langkah 3: Pilih Metode Load Balance

Ruijie menyediakan beberapa metode.

Based on Connections (Paling Umum)

Load Balancing Policy
→ Based on Connections

Cocok untuk:

  • Kantor
  • Sekolah
  • Warnet
  • Hotel

Koneksi baru akan dibagi ke ISP1 dan ISP2.


Based on Source IP

Load Balancing Policy
→ Based on Src IP Address

Cocok jika ingin:

User A selalu lewat ISP1
User B selalu lewat ISP2

Session lebih stabil untuk aplikasi tertentu.


Smart Load Balancing

Load Balancing Policy
→ Smart Load Balancing

Fitur AI Reyee akan mempertimbangkan:

  • Bandwidth masing-masing ISP
  • Beban aktual
  • Jenis aplikasi
  • Prediksi trafik jaringan

Biasanya ini pilihan terbaik untuk implementasi modern.


Langkah 4: Atur Weight

Jika menggunakan:

Based on Connections

atau

Based on Src IP

Anda harus mengatur Weight.

Contoh 100 Mbps + 50 Mbps

WAN1 Weight = 2
WAN2 Weight = 1

Artinya:

≈ 67% trafik ke ISP1
≈ 33% trafik ke ISP2

Contoh 200 Mbps + 100 Mbps

WAN1 Weight = 2
WAN2 Weight = 1

Contoh 300 Mbps + 100 Mbps

WAN1 Weight = 3
WAN2 Weight = 1

Semakin besar weight, semakin banyak trafik yang diarahkan ke WAN tersebut.


Langkah 5: Save dan Testing

Klik:

Save

Kemudian lakukan pengujian:

Monitoring Session

Monitor
→ Online Users

atau

Monitor
→ Traffic Statistics

Anda akan melihat trafik berjalan di kedua ISP.


Jika Ingin Failover Saja

Misalnya:

ISP1 = Fiber Utama
ISP2 = Starlink Backup

Pilih:

Load Mode
→ Active / Secondary

Lalu:

WAN1 = Primary
WAN2 = Secondary

Saat ISP1 mati, seluruh trafik otomatis pindah ke ISP2. Saat ISP1 kembali normal, trafik akan kembali ke jalur utama.


Hal yang Sering Disalahpahami

Banyak orang mengira:

ISP1 = 100 Mbps
ISP2 = 50 Mbps

maka akan menjadi:

150 Mbps untuk 1 user

Tidak demikian. Load balancing membagi session/koneksi ke beberapa ISP, bukan menggabungkan bandwidth untuk satu koneksi tunggal. Satu download atau satu speedtest biasanya tetap menggunakan salah satu jalur WAN, sedangkan banyak pengguna atau banyak sesi akan tersebar ke kedua ISP.

Rekomendasi untuk Kantor 20–100 User

Jika Anda memiliki:

  • ISP1 Fiber 100 Mbps
  • ISP2 Fiber 50 Mbps

Gunakan:

Load Mode      : Load Balancing
Policy : Smart Load Balancing
WAN1 Bandwidth : 100 Mbps
WAN2 Bandwidth : 50 Mbps

Konfigurasi ini biasanya memberikan distribusi trafik yang lebih optimal dibanding pengaturan weight manual karena Reyee mempertimbangkan kondisi link secara dinamis.

Bagaimana cara setting Priority app ?

Pada Ruijie Reyee Gateway (RG-EG Series), fitur Priority App berada di menu Smart QoS / Application Priority. Fungsinya adalah memberikan prioritas bandwidth lebih tinggi untuk aplikasi tertentu (Zoom, Teams, VoIP, ERP, CCTV Cloud, dll.) dan menurunkan prioritas aplikasi lain (TikTok, YouTube, Netflix, Game Online).

Cara Setting Priority App

1. Aktifkan Smart QoS

Masuk ke:

Gateway
→ Config
→ Behavior
→ QoS
→ Smart QoS

Aktifkan:

Enable Smart QoS

Kemudian isi bandwidth internet sesuai paket ISP Anda.

Contoh:

Download : 100 Mbps
Upload : 30 Mbps

Lebih baik isi sekitar 90–95% dari bandwidth aktual ISP agar QoS bekerja optimal.


2. Masuk ke Application Priority

Gateway
→ Config
→ Behavior
→ QoS
→ Application Priority

atau di Ruijie Cloud:

Network-Wide
→ QoS
→ Application Priority


3. Pilih Template

Ruijie menyediakan beberapa template bawaan, misalnya:

  • Office
  • Hotel
  • Home
  • Entertainment
  • Default

Template ini berisi kelompok aplikasi yang sudah diprioritaskan atau dibatasi secara otomatis.


4. Buat Custom Priority

Contoh untuk kantor:

Prioritas Tinggi (Key Group)

Zoom
Microsoft Teams
Google Meet
VoIP
ERP
CRM
Remote Desktop

Channel Priority:

2 (Key)

Prioritas Normal

Email
Web Browsing
WhatsApp
Telegram

Channel Priority:

4 (Normal)

Prioritas Rendah

TikTok
Netflix
YouTube
Instagram Reels
Game Online

Channel Priority:

6 (Suppression)

Pada Reyee, angka lebih kecil berarti prioritas lebih tinggi:

PriorityKeterangan
0Tertinggi
2High / Key
4Normal
6Low
7Terendah


Contoh Setting Kantor 50 User

Jika internet:

200 Mbps

Maka:

High Priority

  • Zoom
  • Teams
  • Google Meet

Normal

  • Website
  • Email
  • ERP

Low Priority

  • TikTok
  • Netflix
  • Mobile Legends
  • PUBG

Saat bandwidth penuh, Zoom dan Teams tetap mendapat prioritas sehingga meeting tidak patah-patah.


Pertanyaan yang Bagus Saat Seminar Ruijie

"Pada Smart QoS Reyee, apakah Application Priority menggunakan DPI (Deep Packet Inspection) hingga Layer 7, dan bagaimana mekanisme prioritas saat aplikasi menggunakan HTTPS atau QUIC protocol?"

Pertanyaan ini menunjukkan pemahaman yang lebih mendalam tentang cara kerja QoS modern pada jaringan enterprise.

Bagaimana cara blok app di ruijie ?

Jika Anda menggunakan Ruijie Reyee Gateway (RG-EG Series), pemblokiran aplikasi seperti YouTube, TikTok, Facebook, Instagram, Mobile Legends, PUBG, dan lainnya dilakukan melalui fitur App Control / Application Control. Fitur ini bekerja dengan mengidentifikasi trafik aplikasi, bukan hanya memblokir domain website.

Metode 1: Melalui Ruijie Cloud

  1. Login ke Ruijie Cloud.
  2. Masuk ke Project.
  3. Pilih Network-Wide atau Flow & App Control.
  4. Buka App/Website Control.
  5. Klik Add.
  6. Pilih target pengguna:
    • Semua user
    • IP tertentu
    • Grup user tertentu
  7. Pada Application, pilih aplikasi yang ingin diblok:
    • YouTube
    • TikTok
    • Facebook
    • Instagram
    • Netflix
    • Game Online
  8. Atur jadwal (opsional):
    • 24 jam
    • Jam kerja (08.00–17.00)
  9. Beri nama policy.
  10. Klik Save / OK.

Contoh

Blok TikTok dan YouTube saat jam kerja:

  • User: Semua Staff
  • App: TikTok, YouTube
  • Schedule: Senin–Jumat 08.00–17.00
  • Status: Enable

Metode 2: Melalui Web GUI Gateway

  1. Akses IP Gateway:

    https://192.168.110.1
    

    (atau IP gateway Anda)

  2. Login sebagai admin.
  3. Masuk ke:

    Gateway
    → Config
    → Behavior
    → App Block
    → App Control
    
  4. Klik Add.
  5. Tentukan:
    • User Group atau IP Range
    • Waktu berlaku
    • Aplikasi yang diblok
  6. Pilih kategori aplikasi:
    • Video
    • Social Media
    • Games
    • Streaming
    • P2P
    • Messaging
  7. Enable policy.
  8. Save.

Sebelum Menggunakan App Control

Pastikan Application Library menggunakan versi International, bukan China Version.

Menu:

Behavior
→ App Block
→ Application Library Version
→ International

Tunggu sekitar 1 menit sampai library aktif.


Kategori yang Biasanya Bisa Diblok

  • YouTube
  • TikTok
  • Facebook
  • Instagram
  • Netflix
  • Disney+
  • Telegram
  • WhatsApp
  • PUBG
  • Mobile Legends
  • Free Fire
  • Steam
  • BitTorrent

Ketersediaan kategori tergantung model gateway dan versi library aplikasi.


Jika Blokir Tidak Berfungsi

Periksa:

  1. Policy status = Enable
  2. IP user masuk ke range yang diblok
  3. Jadwal policy sesuai waktu pengujian
  4. Application Library sudah versi terbaru
  5. Tutup aplikasi di smartphone lalu buka kembali (clear background app) saat testing.

Pertanyaan yang Bagus Saat Seminar Ruijie

"Apakah App Control pada Reyee menggunakan DPI (Deep Packet Inspection), dan berapa jumlah signature aplikasi yang saat ini dapat dikenali oleh Application Library International?"

Pertanyaan ini menunjukkan pemahaman teknis yang lebih dalam mengenai fitur AI dan Application Control pada gateway Reyee.

    Blogger news

    Blogroll

    About